Fungsi Dan Tujuan Pendidikan Nasional

Fungsi dan tujuan pendidikan nasional sesuai dengan Undang-Undang RI. No. 20 tahun 2003 wacana SISDIKNAS yaitu bahwa pendidikan nasional berfungsi menyebarkan kemampuan dan membentuk tabiat serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi penerima didik biar menjadi insan yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Wuradji, menyerupai dikutip oleh Wahyuningtyas (1995:19) menyatakan bahwa fungsi pendidikan itu meliputi:

a. Memindahkan nilai-nilai budaya
b. Nilai-nilai pengajaran
c. Peningkatan mobilitas sosial
d. Fungsi sertifikasi
e. Job pembinaan
f. Memantapkan dan menyebarkan hubungan-hubungan sosial.

Tingkat pendidikan berupa pendidikan formal dan non formal memiliki tujuan untuk menyebarkan kualitas sumber daya insan yang terarah, terpadu dan menyeluruh melalui banyak sekali upaya proaktif dan reaktif dalam membentuk insan seutuhnya biar insan menjadi sadar akan dirinya dan sanggup dimanfaatkan lingkungannya untuk meningkatkan taraf hidupnya. Untuk sanggup berfungsi demikian, insan memerlukan pengetahuan, keterampilan, penguasaan teknologi dan sanggup berdikari melalui pendidikan. 
 
Pendidikan berkaitan dengan banyak aspek sumber daya manausia. Misalnya produktivitas kerja dalam suatu perusahaan. Produktivitas kerja memerlukan pengetahuan dan ketrampilan dan penguasaan teknologi, sehingga dengan adanya tingkat pendidikan karyawan maka produktivitas kerja karyawan akan gampang tercapai.
 
Demikian fungsi dan tujuan pendidikan nasional. Semoga bermanfaat.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Fungsi Dan Tujuan Pendidikan Nasional"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel