Pengertian Dan Sumber-Sumber Pendapatan Orisinil Tempat (Pad)


Pengertian Pendapatan Asli Daerah – atau yang disingkat PAD sanggup merujuk pada Peraturan Menteri Dalam Negeri atau Permendagri No. 37 Tahun 2014 perihal Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Dalam peraturan tersebut, Pendapatan Asli Daerah menjadi salah satu bab dari Pendapatan Daerah yang dianggarkan dalam APBD Tahun Anggaran dan merupakan asumsi yang terukur secara rasional dan mempunyai kepastian serta dasar aturan penerimaannya.

Dengan mengacu pada Permendagri tersebut, secara keseluruhan terdapat tiga komponen Pendapatan Daerah yaitu Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan, dan Lain-Lain Pendapatan Daerah Yang Sah. Untuk memahami lebih komprehensif perihal eksistensi dan pengertian Pendapatan Asli Daerah dalam APBD sanggup dilihat pada gambar berikut:
 atau yang disingkat PAD sanggup merujuk pada Peraturan Menteri Dalam Negeri atau Permendagr Pengertian dan Sumber-Sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD)

Pendapatan Asli Daerah yaitu pendapatan yang diperoleh tempat yang dipunggut berdasarkan peraturan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang dalam hal ini yaitu UU No 33 Tahun 2004. Pendapatan Asli Daerah bersumber dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan tempat yang dipisahkan dan lain-lain pendapatan tempat yang sah. Pendapatan Asli Daerah bertujuan memperlihatkan kewenangan kepada pemerintah tempat untuk mendanai pelaksanaan otonomi tempat sesuai dengan potensi tempat sebagai perwujudan desentralisasi.

Dari pengertian Pendapatan Asli Daerah di atas, klarifikasi masing-masing sumber pendapatan orisinil tempat tersebut yaitu sebagai berikut:

1. Pajak Daerah 

Pajak Daerah, yang selanjutnya disebut Pajak, yaitu bantuan wajib kepada Daerah yang terutang oleh orang pribadi atau tubuh yang bersifat memaksa berdasarkan Undang-Undang, dengan tidak mendapat imbalan secara eksklusif dan dipakai untukkeperluan Daerah bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. 

2. Retribusi Daerah 

Retribusi Daerah, yang selanjutnya disebut Retribusi, yaitu pungutan tempat sebagai pembayaran atas jasa atau sumbangan izin tertentu yang khusus disediakan dan/atau diberikan oleh pemerintah tempat untuk kepentingan orang pribadi atau badan. 

3. Hasil pengelolaan kekayaan tempat yang dipisahkan 

Kekayaan negara yang dipisahkan yaitu komponen kekayaan negara yang pengelolaannya diserahkan kepada Badan Usaha Milik Negara atau Badan Usaha Milik Daerah. Pengelolaan kekayaan negara yang dipisahkan ini merupakan subbidang keuangan negara yang khusus ada pada negara-negara nonpublik.
Hasil pengelolaan kekayaan tempat yang dipisahkan merupakan bab dari PAD tempat tersebut, yang antara lain bersumber dari bab keuntungan dari perusahaan daerah, bab keuntungan dari forum keuangan bank, bab keuntungan atas penyertaan modal kepada tubuh perjuangan lainnya. 

4. Lain-lain pendapatan orisinil tempat yang sah mencakup :
  • Hasil penjualan kekayaan Daerah yang tidak dipisahkan;  
  • Jasa giro;  
  • Pendapatan bunga;  
  • Keuntungan selisih nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing; dan Komisi, potongan, ataupun bentuk lain sebagai tanggapan dari penjualan dan/atau pengadaan barang dan/atau jasa oleh Daerah.
Merujuk pada Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 Pasal 1 Ayat 18 menyebutkan Pendapatan Asli daerah, selanjutnya disebut PAD yaitu pendapatan yang diperoleh tempat yang dipungut berdasarkan peraturan tempat sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Sebagai pemanis pengertian PAD berdasarkan para andal kami menhutip dua pendapat yakni berdasarkan Abdul Halim (2007:96) “Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan semua penerimaan tempat yang berasal dari sumber ekonomi orisinil daerah”.

Sedangkan berdasarkan pendapat yang dikemukakan Mardiasmo (2002:132) “PAD yaitu penerimaan tempat dari sektor pajak daerah, retribusi daerah, hasil perusahaan milik daerah, hasil pengelolaan kekayaan tempat yang dipisahkan, dan lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang sah”.

Dari aneka macam pendapat mengenai PAD di atas sanggup disimpulkan bahwa Pendapatan Asli Daerah yaitu penerimaan tempat yang sumbernya berasal dari tempat itu sendiri berupa dana yang pemerolehannya dikelola oleh pemerintah tempat beserta jajarannya dan telah diatur oleh peraturan perundang-undangan. Dengan kata lain pendapatan orisinil tempat merupakan pendapatan yang diterima oleh pemerintah tempat atas segala sumber-sumber atau potensi yang ada pada tempat yang harus diolah oleh pemerintah tempat dida lam memperoleh pendapatan daerah.

Itulah Pengertian Pendapatan Asli Daerah atau yang dikenal dengan PAD serta klarifikasi masing-masing sumbernya. Semoga para pembaca sanggup lebih memahami perihal apa itu PAD.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Pengertian Dan Sumber-Sumber Pendapatan Orisinil Tempat (Pad)"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel